Komentar Thread Membanjir? Jangan Kabur!

Forum di internet apabila sedang hangat-hangatnya sering mengundang komen yang berkepanjangan. Komen yang sangat panjang dan terus-terusan ini apabila harus ditampilkan semuanya dari awal dan akhir akan membuat koneksi yang lama dan pembaca merasa jenuh sebelum selesai membaca semuanya.

Nah, bagaimanakah siasat dari website penyedia forum untuk membuat thread yang panjang nyaman untuk dibaca?

1) Social Network: Plurk dan Facebook
Cara yang digunakan oleh dua social network ini yaitu dengan menampilkan komen yang terbaru saja. Misalnya pada komen foto facebook, yang tampak hanya 10 komen terbaru. Sementara Plurk memiliki teknologi yang sedikit lebih canggih yaitu dengan menampilkan mulai komen yang belum terbaca. Dengan dua contoh cara ini user tidak perlu mengakses semua komentar bersamaan, hanya yang terbaru saja.

2) Kaskus
forum paling hot di Indonesia ini pasti sudah tidak asing kalau komentarnya membludak sampai 10 meter (lho?). nah kalau kaskus ini membagi komentar-komentarnya dalam halaman-halaman. Jadi misalnya dalam satu halaman menampilkan 10 posting. Kaskus tidak perlu menampilkan recent commentsnya karena memang diasumsikan banyak pembaca yang setia pada kaskus. Apalagi dengan sistem semakin banyak posting menaikkan *status sosial* kaskuser. Lagipula Kaskus memang fokus pada thread starter, atau topik utamanya. Seringkali supaya mudah, thread starter memberikan link kepada komen yang bisa memperkuat beritanya dalam bentuk spoiler. Dengan Spoiler juga bisa menghemat besar halaman yang harus diakses.

3) Blog: WordPress, Blogspot, etc
Kalau yang ini menurut saya paling standar banget. Komen ditampilkan dari atas ke bawah, ditampilkan semuanya dengan lengkap. Wah, nggak kreatif ya? Tapi di blog ini ada yang bisa mengkomentari komentar, sehingga tidak perlu menambah komentar baru, jadi lumayan irit bandwidth dan kalau OOT tidak terlalu membingungkan.

4)PLO Style
Paperless office, karena memang ditujukan agar user membaca semua posting yang terjadi, jadi penyajian komennya dibuat yang terbaru berada diatas. dan yang lama cukup mendekam saja di paling bawah:D

Lalu, teknik yang manakah yang baik untuk kondisi internet saat ini?
Wah kalau begini, perlu ada definisi tentang ‘kondisi internet saat ini’. Kalau definisi saya sih, saya generalisir saja, bahwa kondisi internet saat ini membutuhkan kecepatan, karena koneksi internet di Indonesia masih lambat. Kalaupun koneksinya sudah mumpuni atau memiliki kecepatan tinggi, pasti tidak menolak dong kalau suatu website tidak memakan waktu lama untuk diakses.

Oke, kalau kecepatan memang parameternya, berarti pasti kita harus menghemat komen yang perlu ditampilkan. Memakai teknik mengkomentari komentar juga bagus, agar kalau OOT bisa di tracking kembali.

Nah, justru disini saya pengen memperkenalkan jurus menampilkan komentar baru a la Alvi.

teknik komentar dengan hirarkiteknik komentar dengan hirarki, cukup yang dilingkari yang tampil dalam komentar post, yang lain bisa di-dropdown

Teknik ini sedikit mengkombinasikan konsep komentar ke dalam komentar tadi. Intinya semacam komentar yang terhirarki, seperti pada gambar di atas, dari topik DP berkembang pembahasan tentang kacaunya DP, karma dari ipul, dan terbaik buat aldy. Dari ketiga komentar ini, diberi anak komentar dimana bisa konsentrasi membahas anak komentar tadi. Misalnya setuju dengan karma dari ipul, kita menambahkan komentar di bawahnya, dan seterusnya. Dengan teknik ini, topik yang bisa berkembang memang sangat banyaaaak namun yang tertampil adalah generalisasinya, sehingga cukup sedikit saja yang ditampilkan.

Boleh dicoba kan? Ada sarankah?

n.b. tapi menurutku memang sedikit sulit diimplementasikan, karena kalau user akan komentar, ia dituntut ngerti keadaan, jadi ga boleh sembarangan komen di level hirarki yang salah, nanti bisa merusak flow. heheehe. Jadi kalo mau komen, user harus sedikit *mikir* soal kerapian. Tapi gak papa lah, inovasi itu boleh kan?

Advertisements